Langsung ke konten utama

Hujan

*Bressss*
*tangi karo kriyip-kriyip*
*mikir sek*
....
*njuk gedabik (jemuran durung dilebokke)*
....
Ya... itulah yang terjadi pada sore hari ini dimana hujan yang berlangsung lama, pertama kali turun di rumahku di musim penghujan tahun 2012...
------------------------------------------------------------


Hujan... entah kenapa ada esensi tersendiri terhadap 'hal' ini... Apalagi kalau saat musim kemarau sudah akan berakhir... hal yang pasti akan kutunggu-tunggu adalah hujan itu sendiri...

Dan entah kenapa dari dulu sampai saat ini, aku sangat senang kalau hujan turun.... Apalagi kalau udah penat dengan segala rutinitas yang ada... Kalau pas hujan turun, aku njuk ke depan rumah menerawang melalui kaca, tetesan-tetesan air yang tumpah dari langit... Penat yang ada dalam seakan menetes keluar dari otak seperti tetesan air hujan...

Nah, di saat melihat/menerawang hujan, memori-memori lama yang indah seakan muncul ke permukaan, menggeser pikiran tentang rutinitas yang ada, menggeser beban tugas menjauh dari pikiran, dan menggeser 'dia' menjauh dari pikiranku (lho?).... Pikiranku pun menjadi tenang dan tak ada beban... Itulah salah satu keajaiban dari hujan...

Kalau memandang hujan, aku jadi ingat dulu pas waktu kecil saat masih di rumah lama... Biasanya kalau hujan udah berhenti, kan di depan rumah kayak ada cekungan gitu... nah biasanya kalau hujan berhenti, biasanya masih ada air yang ter'stop' di kubangan itu sehingga membuat genangan yang cukup besar namun tak dalam... Nah, disitulah kemudian muncul bebek (atau angsa?) tetangga lengkap dengan anakannya berbaris menuju ke kubangan tadi... Apa yang 'mereka' lakukan?... Ternyata 'mereka' mandi di kubangan tadi... Subhanallah, bahkan bebekpun mandi... Manusia seharusnya mandi 2x dong (nyindir diri sendiri -,-)... Melihat tingkah lucu si bebek, aku berandai-andai... "Wah, kalau mandi sama manusia mah udah biasa... gimana kalau mandi sama bebek ya?"... Tapi kemudian aku segera mengurungkan niatku karena, baru-baru itu ada berita bahwa ada seorang anak kecil yang mati kena virus H5N1 karena sering berinteraksi dengan bebek.... Jadinya, malah ngeri sendiri deh.. huehue :p...

Sebenarnya masih ada banyak lagi kenangan indah saat hujan turun... tapi, yah berhubung masih ada tugas yang menumpuk yang perlu dikerjakan.. maka aku belu akan menceritakan banyak tentang kenangan-kenanganku itu..

Oke di akhir post, aku cuma mau mengucapkan Terimakasih kepada Allah SWT yang telah menciptakan seluruh alam yang.. "WOW".. ini dan menurunkan sesuatu yang "WOW" juga.. yaitu hujan... Terimakasih Ya Allah Kaulah Tuhan seluruh alam....

Pesan dari Dayadex:
Sering-seringlah bersyukur blops... kalau dikasih panas sama Allah berfikirlah "Alhamdulillah, nggak hujan, bisa hangout nih"... kalau dikasih hujan sama Allah berfikirlah "Alhamdulillah, adem, bisa nggalau nih" (lho?)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GalMis

Galmis... Ya... Galau Akademis... Kok aku banget?? Disaat temen" pada udah menentukan mau dibawa nasib mereka sehabis lulus SMA ini... Aku masih ndodok garuk" pala bingung mau kemana... naaah -,-... Mesti kalau ada yang nanyain "besok dayat mau masuk kemana?" aku hanya tersenyum sambil mengeluarkan tawa 'terpaksa' dan melihat benda-benda sekitar berharap ada yang bisa digunakan untuk mengalihkan perhatian... Dan sialnya, setiap ditanyain begitu, selalu tak ada benda yang mencolok mata... walhasil, hanya ketawa kecut sambil berkata "masih bingung nih.. hehe"... Tapi faktanya yang menarik adalah... setiap aku ditanyain begitu dan aku njawabnya juga dengan begitu... Kemudian mungkin karena rasa iba, mereka yang nanyain aku tadi, nyaranin masuk KU aja... haaaah -,-... edan wae masuk KU... Mlebu Rumah Sakit we ra kuat aku (sang penulis memang agak 'weng'... masuk rumah sakit aja rada takut :o) ... Alasan mengapa aku cocok masuk KU menur...

Taufik Hidayat was reborn

 Hi all. Here with me again :) Alhamdulillah, after some years, last night I've played badminton again. ------------------------------------------------------------------------------------------------     Sebuah kerandoman yang hakiki. Malam jumat bukannya beribadah melaksanakan sunnah dengan mahramnya (maaf, memang belum punya haha) malah bemain badminton dengan rekan kerja. Ya, sedikit bersyukur kemarin sore hujan sendu turun mengguyur sore kota jogja, sehingga menyurutkan niat untuk pulang tepat waktu. Daripada kehujanan dengan pulang ke rumah, maka aku memutuskan untuk mengiyakan ajakan teman bermain badminton jam 8 malam nanti.     Setelah dinner, kami bergegas untuk menuju lapangan badminton yang ternyata jaraknya tidak lebih dari 2 km dari kantor, cukup dekat. Sedikit mengamati nama lapangan ini, mengandung merk sebuah franchise rumah makan steak commercial ternama di Jogja dan embel-embel "badminton academy" di belakangnya. Jika bisa menerka-nerka mungki...

Mudik

Hai blops!! hehe :D ... aku baru aja pulang dari mudik nih... meski mudiknya hanya di klaten... Oh iya, di hari yang fitri ini, sebelumnya aku mau minta maaf yang sebesar-besarnya kepada mas/mbak blops kalau sering banyak kesalahan kata atau banyak ngrasani di blog ini atau malah terlalu banyak mengekspos kegantengan.. huehue :p... Mugi-mugi kalepatan kula lan panjenengan saged dilebur ing dinten riyadi punika . Amiin :D (artinya?... Semoga Dayat lebih ganteng.. Amiin :D) Sekarang, sekedar intermezzo saja... Nah, biasanya kalau sehabis sholat ied, kita makan opor (lho?)... maksudnya setelah makan-makan opor itu, njuk melakukan ritual sungkem kepada yang lebih gede (alias yang diajeni)... kepada orang tua atau ke tetangga-tetangga... Nah tahu nggak kalau sungkem tu sebenarnya sangat bermanfaat bagi kita2 anak remaja... Selain melebur dosa2 antara yang sungkem dan disungkemi, kadang dalam sungkeman, sering yang disungkemi mendoakan yang sungkem berbagai macam, seperti kepinteran,...