Langsung ke konten utama

Pelajaran dari Bali : Part 3

-----------------------------------------------
||====== Pelajaran dari Bali ======||
-----------------------------------------------
Part 3

31.  Jika anda ingin meraih mimpi (baca : tidur) di kapal, alangkah baiknya tidurlah di bagian depan atau dalam kapal. Jangan sekali-kali tidur di bagian belakang kapal, karena di sana anda hanya akan dipasok banyak CO2 oleh kapal
32. Jika anda berniat untuk menandai (baca : eek) toilet masjid, berfikir ulanglah. Bisa jadi di sana tak ada sabun yang meyertaimu
33.  Saat sudah sampai di RM yang ada fasilitas untuk mandi, segeralah ambil posisi dan be first for mandi!
34. Jika bus anda sampai tidak yang pertama, relakanlah mandi sebentar untuk bermakan ria, meski nanti makanan terasa ada gadulnya #eh
 35. Jika anda tetap bersikukuh mandi dahulu padahal bus datang terlambat, siap-siaplah untuk merasakan sensasi makan tergesa-gesa
36. Jangan bermain kartu saat menunggu giliran mandi, karena itu hanya membuatmu ditinggal bus #eh
37. Jika sudah sampai di hutan mangrove, sangat dianjurkan untuk menggunakan jas alma, celana panjang dan topi agar anda tak merasakan betapa panasnya dunia
38. Jangan lupa membawa camera dan ceklah baterainya, agar bisa menyaingi yang foto pre-wedding di sana
 39. Dan sangat dianjurkan untuk memakai sandal di sana, agar sepatu anda tidak merasakan bagaimana rasanya bersentuhan dengan air di sana
40. Anda akan mengerti bahwa yang dimaksud oleh guide tentang perkampungan orang sakti yang bisa terbang adalah bandara Ngurah Rai-___-
41. Dan juga, tentang nanas super yang besarnya sebesar orang yang diimpor dari gresik. Padahal hanya patung nanas besar yang semennya dari semen gresik -___-
42. Setelah anda sampai di pantai Tanjong Benoa, anda akan mengerti bahwa ciptaan Tuhan itu memang sangat indah :)
43. Jika ingin melihat hewan-hewan "unyu" secara dekat, relakanlah 40000 saja untuk pergi ke pulau Penyu
44. Atau bagi yang ingin basah basahan bisa mengucurkan dana 60000 untuk banana boat
45. Dan jangan bangga dulu jika anda 'ngrasani' penjual durian di dekat pantai dengan bahasa Jawa, karena pada hakikatnya salah satu dari mereka adalah orang Jawa *naaah*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GalMis

Galmis... Ya... Galau Akademis... Kok aku banget?? Disaat temen" pada udah menentukan mau dibawa nasib mereka sehabis lulus SMA ini... Aku masih ndodok garuk" pala bingung mau kemana... naaah -,-... Mesti kalau ada yang nanyain "besok dayat mau masuk kemana?" aku hanya tersenyum sambil mengeluarkan tawa 'terpaksa' dan melihat benda-benda sekitar berharap ada yang bisa digunakan untuk mengalihkan perhatian... Dan sialnya, setiap ditanyain begitu, selalu tak ada benda yang mencolok mata... walhasil, hanya ketawa kecut sambil berkata "masih bingung nih.. hehe"... Tapi faktanya yang menarik adalah... setiap aku ditanyain begitu dan aku njawabnya juga dengan begitu... Kemudian mungkin karena rasa iba, mereka yang nanyain aku tadi, nyaranin masuk KU aja... haaaah -,-... edan wae masuk KU... Mlebu Rumah Sakit we ra kuat aku (sang penulis memang agak 'weng'... masuk rumah sakit aja rada takut :o) ... Alasan mengapa aku cocok masuk KU menur...

Taufik Hidayat was reborn

 Hi all. Here with me again :) Alhamdulillah, after some years, last night I've played badminton again. ------------------------------------------------------------------------------------------------     Sebuah kerandoman yang hakiki. Malam jumat bukannya beribadah melaksanakan sunnah dengan mahramnya (maaf, memang belum punya haha) malah bemain badminton dengan rekan kerja. Ya, sedikit bersyukur kemarin sore hujan sendu turun mengguyur sore kota jogja, sehingga menyurutkan niat untuk pulang tepat waktu. Daripada kehujanan dengan pulang ke rumah, maka aku memutuskan untuk mengiyakan ajakan teman bermain badminton jam 8 malam nanti.     Setelah dinner, kami bergegas untuk menuju lapangan badminton yang ternyata jaraknya tidak lebih dari 2 km dari kantor, cukup dekat. Sedikit mengamati nama lapangan ini, mengandung merk sebuah franchise rumah makan steak commercial ternama di Jogja dan embel-embel "badminton academy" di belakangnya. Jika bisa menerka-nerka mungki...

Mudik

Hai blops!! hehe :D ... aku baru aja pulang dari mudik nih... meski mudiknya hanya di klaten... Oh iya, di hari yang fitri ini, sebelumnya aku mau minta maaf yang sebesar-besarnya kepada mas/mbak blops kalau sering banyak kesalahan kata atau banyak ngrasani di blog ini atau malah terlalu banyak mengekspos kegantengan.. huehue :p... Mugi-mugi kalepatan kula lan panjenengan saged dilebur ing dinten riyadi punika . Amiin :D (artinya?... Semoga Dayat lebih ganteng.. Amiin :D) Sekarang, sekedar intermezzo saja... Nah, biasanya kalau sehabis sholat ied, kita makan opor (lho?)... maksudnya setelah makan-makan opor itu, njuk melakukan ritual sungkem kepada yang lebih gede (alias yang diajeni)... kepada orang tua atau ke tetangga-tetangga... Nah tahu nggak kalau sungkem tu sebenarnya sangat bermanfaat bagi kita2 anak remaja... Selain melebur dosa2 antara yang sungkem dan disungkemi, kadang dalam sungkeman, sering yang disungkemi mendoakan yang sungkem berbagai macam, seperti kepinteran,...