Langsung ke konten utama

Postingan

Kacamata Tempur : Part II

Setelah 2 bulan berlalu dan kegalauan UNAS pun ikut berlalu didalamnya... Terlihat hamparan luas ladang LIBURAN... Nah, LIBURAN mengacaukan semuanya... Ya LIBURAN, membuatku buta akan apa-apa termasuk tobat(sambel)ku didalamnya... LIBURAN telah berhasil membujukku untuk melakukan hal 'terlarang' itu lagi... yaitu nge-game... Dari sebelumnya yang hanya 1 jam perhari saja, membengkak menjadi 'hanya' 7 jam perhari 'saja'.. -___-... Oke, semua itu diperparah dengan dibelikannya aku laptop sehingga aku dapat dengan 'leluasanya' membengkakkan min ku ini -__-... Tentu saja, laptop baru dengan specs yang baru juga dapat membuatku memilih game game yang gak ecek-ecek... Nah singkat kata, selama LIBURAN yang amat panjang itu...waktuku sepenuhnya kudedikasikan hanya untuk laptop tersayang.... dan hasilnya min membengkak entah berapa jadinya.... Tiba saat pesta perpishan SMPN 8 Yogyakarta... semua terlihat 'abu-abu' atau tak ada masalah sekalipun...

Kacamata Tempur : Part I

Kisah ini berawal saat aku masih menjadi siswa SMPN 8 Yogyakarta tepatnya saat sedang galau-galau nya ujian nasional... Oke, sesuai dengan judulnya... Aku akan menceritakan bagaimana perjalanan hidup sebuah kacamata dari lahir sampai mati dan sampai digantikan perannya oleh kacamata lain... Nah, Orang menggunakan kacamata pasti ada sebabnya, dan jika aku orangnya, penyebabnya adalah tumbuhnya gejala min di dalam mataku... Semua ini berawal saat aku duduk di kelas IX dan saat PM (pendalaman materi)... Saat itu aku sedang duduk dibelakang kelas (milih duduk belakang karena pengen maen PES hp), nah saat guru menerangkan, otomatis aku melihat papan tulis... Disanalah aku memvonis diri, bahwa aku sudah terkena penyakit min #eh... Tulisan di papan tulis itu terlihat blawur dan akupun harus menyipitkan mata untuk dapat membaca tulisan itu... So, itu mungkin adalah peristiwa pertama kalinya aku terkena min... Aku kemudian menyesal... Dan mengakui orang yang terkena min itu susah hidupnya...

Bukan orang eksis

Eksis... ya, suatu hal yang tak asing lagi di telinga para perlajar yang tersebar di seluruh wilayah negara Republik Indonesia *wuih lebay*...Sebenarnya apa itu eksis? Eksis adalah suatu keadaan dimana suatu siswa bisa seolah-olah mendapat keajaiban sehingga dia dapat terlihat dimana-mana dan seolah-olah dia mendapat nutrisi yang luar biasa banyaknya untuk bisa 'melahap' semua even even yang diberikan sekolah... #eh (pengertian menurut dayadex *keplok-keplok*) Sebagai orang yang tidak eksis, aku akan mencoba menganalisa apa sih kelebihan menjadi orang eksis... Oke oke... yo dimulai dari yang lebih - lebih dulu cek this out!... Kelebihan menjadi orang eksis: 1. Banyak Temannya Oke kalau ini, sudah tak ditanya lagi... semakin eksis seseorang, semakin banyak even yang dia cicipi... Nah tentunya dalam sebuah even, tak mungkin seseorang akan berlaku sebagai makhluk individualis saja, namun harus menjadi makhluk sosial karena even tak akan jadi jika dikerjakan oleh seorang saj...

Jomblo Struktural

Oke oke... Jumat, 27 Januari 2012.. Setelah jumatan, ada praktikum Biologi yang memaksaku untuk bereksperimen dengan pipisnya Rini -__-... Asal kalian tahu bahwa pipis seseorang yang normal mestinya bersifat netral ataupun asam (ph nya 4,5-7,5)... Namun setelah dicek dengan kertas lakmus hasilnya adalah 8... So pasti ada yang tidak beres :o... Tapi aku disini ngga akan cerita tentang praktikum ataupun hal absurd di dalamnya... Tapi aku akan cerita mengenai sesuatu yang terjadi saat aku pulang sekolah.... Oke, seperti biasa setelah sampai dirumah aku menghidupkan laptopku dan mulai untuk browsingan internet... Nah seperti biasa (again) aku lalu mengecek akun jejaring sosialku di fb dan twitter... Dan seperti biasa (lagi) aku menemukan fakta bahwa setiap mengecek notif di id fbku, aku pasti menemukan tulisan "Mentoring Smada", "Smada013", "Kharisma Smada" dan tidak ada notif tentang diriku atau apa -___-... So beralih dari 'ritual' yang terus kulak...

Hanya satu kata...'Keberanian'

Hanya satu kata....'Keberanian'  Hanya satu kata....'Keberanian' Ya itulah yang aku butuhkan... Tapi aku 'belum' memilikinya. Bahkan si bos pun sudah memilikinya... Entah kenapa... Dan mengapa aku tak kunjung mendapatkannya... Karena... Yang satu ini memang susah didapat... Hmmm... Apakah akan terus begini?? Tak ada kemajuan... Atau aku memang ditakdirkan bukan untuk itu... Atau memang... itu tak pantas buat aku?? Yang jelas Aku butuh itu... Butuh untuk dapat meraih sesuatu Yaitu meraih DIRIMU #Edisigalau by Dayadex

Cara melupakan seseorang by Dayadex

Halo bro... kali ini saatnya sesi sharing-sharing....*jeng jeng* Oke oke... apakah kalian pernah dikecewakan oleh seseorang?? Apakah kalian baru saja diputusin?? atau.. galau karena tak bisa melupakan masa lalu dan pengen membuka lembaran baru?? Nah, di post ini aku akan share beberapa hal yang dapat kalian coba untuk melupakan seseorang yang pernah singgah di hatimu *heseweleh*... Oke oke cekidot! Lihat gambar diatas?.. Ya itu adalah sebuah gambar dimana di dalamnya ada sebuah kertas yang telah usang sedang terbakar... Oke, seperti memori pahit yang pernah hinggap di kepala kita dan seharusnya harus segera dibakar, karena jika terus kita pelihara maka akan tidak baik akibatnya.... *Lha terus kesimpulan e opo? ra reti-,- nah!* Oke oke.. begini, banyak remaja yang mempunyai suatu problem dimana dia tidak bisa pergi dalam bayang bayang masa lalu. Contohnya, setelah ia diputusin pacarnya ia sebetulnya ingin melupakan dan berharap tidak memilikinya lagi... tetapi apa yang terjad...

Mengapa sih,. orang-orang pada ga suka sama sayur?

Ayo nih beralih dari tema kegalauan... masak hidup hanya untuk galau, nanti setres lho #eh... dan juga galau dapat mengurangi prestasi belajar seorang siswa -,-... hahaha oke oke.. ayo mulai.. Hahaha *hmm kokeyan guyu -,-*...  meskipun tema yang aku angkat kali ini errr mungkin agak ga penting., tapi dari dasar itulah aku membuat post ini... Yaitu dasar ketidakpentingan tapi aslinya penting... Oke.. kalian pasti tahu sayuran kan?... ya sayuran adalah suatu hasil (buah) dari tumbuhan yang nantinya bisa diolah menjadi makanan sebagai asupan gizi tubuh kita ini (pengertian oleh dayadex *keplok-keplok*). Para ahli gizi, para dokter, ibu bapak guru dan bahkan bapak ibu kita sendiri sudah mengakui khasiat (mungkin gizi) yang terkandung dalam sayuran itu sendiri... Mereka bahkan menggembor gemborkan bahwa sayuran sangat baik dan dibutuhkan keberadaanya oleh tubuh kita. Pendapat mereka itu tidak benar.. Tapi benar sekali *mulai sesi nggayus.. hahah -,- *... Namun ditengah gembar-gemb...